Senin, 01 Desember 2014

ini tentang AKU, MASYARAKAT, DAN DUA PULUH LIMA.

ini tentang AKU, MASYARAKAT, DAN DUA PULUH LIMA.
well, ga nyangka juga ternyata kini aku tidak lagi belasan tahun. yap. angka 25 harus aku sandang sebagai umur bulan januari nanti. yap dan selama 25 tahun itu pun aku tidak pernah tau apa itu perayaan ulang tahun. FUCK YOU BIRTHDAY! KAU BUKAN UNTUK AKU RAYAKAN! tapi tunggu, bukan itu yang ingin aku bahas. aku akan membahas beberapa doktrin dari kawanku, saudara, musuh, tetangga dan semuanya. ini tentang bagaimana aku memandang sistem yang seperti sudah terbentuk. aku tidak pernah ingin menjadi bagian dari aturan sistem. kenapa? oh sudahlah, aku sudah muak dengan teori teori itu. teori materialis dan kebanggan maha absurd dari seonggok daging yang bernafas. yang berani menyatakan dirinya manusia. haha manusia, ya manusia memang hewan yang memiliki otak, memiliki adat, budaya, agama, pengetahuan dan banyak lagi.
"van kamu sudah tidak muda lagi, cobalah berpikir realis tentang keluarga dan masa depan" ANJING! (maaf kasar, saya tidak berpendidikan(katanya)!) kau pikir aku tidak memikirkan masa depan? justru itu yang sedang aku perjuangkan. aku tidak pernah ingin menghabiskan waktuku untuk bekerja sepanjang hari di kantor milik orang lain  dan hanya memberikan uang untuk anak istriku nanti. NO NO NO! itu bukan hidup, itu hanya tidak mati. kau tahu apa bedanya "hidup" dan "tidak mati" ?
hidup itu indah, kau bisa melakukan apa yang kau mau, kau bisa pergi kemanapun kau suka. tanpa harus memikirkan kekhawatiran tertentu karena semua sudah terjamin. sedangkan "tidak mati" adalah kau harus melakukan (yang bahkan kau sadar itu bukan dirimu, tapi kau pura pura punya passion) sesuatu yang tidak menyenangkan agar "tidak mati/tetap hidup". sangat jauh berbeda kawan.
ada beberapa titik yang sedang aku rancang. ada beberapa sumbu yang sedang aku bangun. ku ingatkan kembali. aku punya hak untuk berbicara. dan aku punya hak untuk menentukan ke arah mana aku akan hidup. dan aku punya hak untuk memilih apakah akan SENANG atau BAHAGIA? karena aku tidak pernah memiliki opsi untuk bersedih.

dan tentang aturan aturan yang dibuat oleh masyarakat. bahwa dewasa harus seperti ini, harus seperti itu, baju rapi harus seperti itu, seperti ini, rambut rapi itu seperti itu, seperti ini. maaf, aku tidak akan pernah bisa mengikuti semua itu. silahkan kalian menjadi bagian dari aturan sistem. dan aku akan tetap menjadi diriku. diri yang di anggap tidak bermoral. tidak berpendidikan. aku tidak mengakui statement itu. karena aku pun tidak mengakui keberadaan semua itu.

selamat pagi!
Karawang, 2 Desember 2014
Irvan Galuh

Senin, 03 Februari 2014

untukmu bulan lamaku

untukmu  bulan lamaku

selamat malam. tak apa ya aku bilang selamat malam. sebab kali ini aku menulis pada malam hari.
tidak banyak yang akan aku tulis sebab akupun tidak tahu harus menulis apa. hanya ingin sekedar berbagi dengan kau. blog yang mungkin hanya dibaca oleh diriku sendiri, tak apa.

kini aku hanya sedang berusaha mengingatmu. kau yang begitu mencintaiku hingga rela mendatangiku dikota ini. maaf pernah meninggalkanmu. kini aku tahu apa yang kau rasakan. malam yang begitu sepi dengan suara burung brengsek. seperti menertawakan keadaan yang sudah mati.

iya kini aku yang sedang menjadi dirimu tiga tahun yang lalu. aku butuh untuk menulis ini. setidaknya dengan begitu kau mungkin akan memaafkanku. atau setidaknya emosi ini dapat terluapkan dengan sangat sempurna.

jika aku tidak lagi bisa menemuimu. itu kipikir lebih dikarenakan kau yang memang terlanjur membenciku. doakan aku segera membaik. aku tidak sudi ada di situasi ini terlalu lama.

semoga aku mampu :) kau mungkin tidak akan pernah membaca ini. tidak apa. sebab ini memanh untuk aku baca seorang diri

Selasa, 07 Januari 2014

Resign yang semoga tidak gagal

Resign yang semoga tidak gagal

Hay men.. ini aku yang sedang galau. Bukan masalah percintaan. Lebih kepada bagaimana aku dalam hal mencari uang. Ini aku yang sedang bingung apakah akan tetap bekerja atau berusaha mandiri. Mungki. Akan aku coba bulan ini.

Aku sedang ada beberapa project game yang harus aku selesaikan.. dan masalahnya ini tidak bisa lagi menjadi sebuah kerja sampingan. Semakin meraksasa. Semakin membuat aku begitu sibuk. Mungkin ini adalah saat yang aku nantikan. Aku sibuk dan siap berhenti kerja.

Doakan aku kawan. Dan kau matahari. Doakan aku :)

Kamis, 02 Januari 2014

kau membenciku tak apa. asal aku tidak membencimu

kau membenciku tak apa. asal aku tidak membencimu

hai matahari, ini memang rumit. untuk aku tetapi. sedang bagimu? ah apalah yang rumit bagimu.
kau sendiri yang bilang kau tidak perduli dengan masalah orang lain. dengan itu pula lah mana perduli dengan masalahku.

sebetulnya itu bukan masalah, ini hanya hal yang aku jadikan sebuah masalah. kecil dan berputar-putar
memang semua ini bukan salahmu, ini lebih menjadi kepada bagaimana aku menyikapi dirimu sebagaimana orang yang aku cintai.

terlepas dari realita yang menunjukan bahwa kini aku tidak lagi legam seperti dahulu. aku yang kini berwarna-warni tentang keserakahan. aku yang mulai terkontaminasi tentang kebencian paradoks yang di ciptakan oleh lawan main dalam permainan realitas.

realitas tai kucing yang membuat aku menjadi begitu sarkastik untuk beberapa hal. mungkin kini kau membenciku sebab aku begitu sarkastik. ketahuilah. ini bukan aku. ini aku yang sudah terkontaminasi.

mungkin kini kau membenciku, tapi itu tak apa. jangan sampai aku yang membencimu. ini aku yang sedang menikmati mencintaimu. :)

Rabu, 01 Januari 2014

Migrasi juga ke animasi 3D

Migrasi juga ke animasi 3D

Selamat pagii....

Yak mau curhat lagi meski kali ini dalam konteks yang berbeda. Lebih berbobot bro.. hehehe. Ini tentang skill yang harus segera saya upgrade.. kenapa harus di upgrade? Ya biar ga ketinggalan zaman dong.. skrg jamanya 3D men. Spek komouter udah pada canggih masa kita masih disitu-situ aja. Hari gini belajar photoshop? Cape deeh.... belajar blender doong. Hahaha. Anying aink sombong yah. Paduli ah

Oke kenapa sekarang kok jadi tiba tiba pengen belajar 3D gini? Sebenarnya tidak lepas dari akibat pergaulan yang menyebabkan terbentuknya minat didalam diri ini. Apa sih ah kamvret ga jelas hahaha. Ngga, gara gara kemaren ada project bikin game gitu.. 3D online. Yang menjadikan aku harus bayar orang. Dan mahaaaallll bgt -.- yang menyebabkan aku ingin seperti mereka. Iri. Aku iri karena mereka lebih pintar. Makanya aku belajar. Ini namanya iri yang positif. Hahaha

Well akhirnya kemaren aku hubungin kawanku yang dari dulu ngajakin terus hayuk ih kita belajar blender. Hahaha dan sekarang aku baru mau. Ternyata tidak begitu sulit men. Malah seru. Semoga bisa yak.. yo ah semangaaaaatt

Sabtu, 28 Desember 2013

BINGUNG!!!

BINGUNG!!!


selamat pagi. ini hari minggu. hari dimana aku bisa lebih lama berdiam diri dipagi hari.

ada sesuatu yang masih terus ada dan mungkin akan selalu ada di otak ini, tentang malaikat tak bersayap yang sudah terpasang di kepalaku sejak 10 tahun lalu. mungkin sedikit menggangu. tapi tidak apa. aku nikmati saja.

kini aku hanya ingin menjadi diriku sendiri. tanpa paksaan atau dipaksa oleh orang lain. aku ingin menjadi aku dengan segala keakuanku. atas semua kemauan serta ide diriku sendiri. aku yang ingin segera melepas keresahan tentang sesuatu hal yang membuat aku menjadi begitu tidak produktif beberapa hari ini.

ini bukan hal negatif sebetulnya. aku saja yang menjadikanya menjadi seperti itu. konsistensi batas yang memaksa kita menjadi lupa siapa kita di struktur alam semesta. keraguan maha agung yang memaksa aku dian terduduk untuk beberapa saat sambil membuat beberapa kata dan kalimat. ya tulisan ini.

tidak bisa dipungkiri. apapun yang kau lakukan dan perbuat. baik itu untuk aku ataupun bukan. kau akan tetap menjadi inspirasi aku dalam berkarya. baik itu tulisan maupun lagu. terima kasih aku ucapkan untuk kesekian kalianya.

terima kasih juga untuk waktu yang sangat lama.
terima kasih juga untuk detik yang menyenangkan.
bagiku. entahlah bagimu.


Minggu, 22 Desember 2013

ini aku yang kini tidak menjadi aku

ini aku yang kini tidak menjadi aku
hai, ini aku yang sedang duduk di ruangan dengan karpet berwarna merah. merah yang menjadikan ruangan ini begitu penuh dengan amarah. iya, amarah yang membuat aku menjadi tidak sadar dalam berkata-kata.
melupakan matahari yang bertahun aku puja. sesungguhnya  jika matahari itu masih berwarna mungkin aku akan senang melihatnya dipagi hari. tapi tidak untuk kali ini. atau mungkin beberapa hari belakangan ini.

ini seperti bintang jatuhnya si endang soekamti. hanya bedanya mimpi buruk yang dibawakan oleh bintang jatuh ini menjadi nyata. hal yang aku takutkan adalah pernyataan yang membuat selat diantara dua batalion.
mereka merebahkan aku dalam pemikiran tak berujung yang menentukan apa yang harus aku lakukan di kemudian hari. jika memang episode ini harus menjadi batas akhir dari pengejaran. ya sudah.

masalahnya adalah. seberapa kali pun aku mencoba menutup hidung. bau keagungan dari kemuliaan yang menempati lorong terdasar yang selama ini aku pijak menjadi tidak nyata dan menyebalkan. ah sial. sampai kapan aku akan berbicara seperti ini. kalimat yang bahkan tidak ada yang mengerti apa maknanya. biarlah. setidaknya emosi berkurang di tempat ini. kekecewaan dan kebahagian yang menunggu seakan menari-nari menunggu untuk aku musnahkan.

brengsek kalian. kau. waktu dan kenyataan.