Kamis, 02 Januari 2014

kau membenciku tak apa. asal aku tidak membencimu

ad300
Advertisement

hai matahari, ini memang rumit. untuk aku tetapi. sedang bagimu? ah apalah yang rumit bagimu.
kau sendiri yang bilang kau tidak perduli dengan masalah orang lain. dengan itu pula lah mana perduli dengan masalahku.

sebetulnya itu bukan masalah, ini hanya hal yang aku jadikan sebuah masalah. kecil dan berputar-putar
memang semua ini bukan salahmu, ini lebih menjadi kepada bagaimana aku menyikapi dirimu sebagaimana orang yang aku cintai.

terlepas dari realita yang menunjukan bahwa kini aku tidak lagi legam seperti dahulu. aku yang kini berwarna-warni tentang keserakahan. aku yang mulai terkontaminasi tentang kebencian paradoks yang di ciptakan oleh lawan main dalam permainan realitas.

realitas tai kucing yang membuat aku menjadi begitu sarkastik untuk beberapa hal. mungkin kini kau membenciku sebab aku begitu sarkastik. ketahuilah. ini bukan aku. ini aku yang sudah terkontaminasi.

mungkin kini kau membenciku, tapi itu tak apa. jangan sampai aku yang membencimu. ini aku yang sedang menikmati mencintaimu. :)
Share This
Previous Post
Next Post

Pellentesque vitae lectus in mauris sollicitudin ornare sit amet eget ligula. Donec pharetra, arcu eu consectetur semper, est nulla sodales risus, vel efficitur orci justo quis tellus. Phasellus sit amet est pharetra

0 komentar: