![]() |
| Advertisement |
sejak para anjing menggongong tanpa suara
aku sudah berdiri dengan duri di kaki
aku sudah berdiri dengan luka menganga
para anjing penghianat tertawa terbahak melihat kepalsuan neraka
aku duduk terdiam bisu lalu menyapa dunia dengan SETAN
busuk. otakmu busuk. ya ya ya. ku beri kau cahaya agar lebih benderang
lemparkan dadu dan semua jiwa yang kau miliki
aku masih termangu menuju kegelapanmu
demi harga diri dan harapan yang masih aku junjung tinggi
satu kata untuk bungkam. diam.
lalu dimana para tuhan yang kau anggap bergerak?
aku tertawa gelimpangan ketika seketika langit menghitam
semerbak harum darah mulai mewangikan ruangan
aku duduk terdiam melihat kau angkat bicara
sedang apa kau disana? tersenyumkah?
aku percaya tengah bercanda ria kau dengan malaikat.
suatu saat. aku akan pergi ke tempatmu. wujudkan mimpi mu.
tapi nihil. dunia berkeinginan lain. aku menjauhi mimpimu.
dimanakah indeks pencarian yang selama ini aku jawab?
lalu hening yang mulai pecah ketika teman mulai berontak
seusai pesta aku pulang. pesta menakutkan.
menakutkan hingga anak kecil manis pun lari ketakutan




0 komentar: