![]() |
| Advertisement |
dia bilang. ga semua apa yang kita pengen itu bisa jadi kenyataan.
kita hanya berharap. kita tidak pernah tahu apakah harapan itu bisa terwujud atau tidak.
dan ternyata tidak. apakah kamu akan tetap berharap atau berganti keharapan lain?
aku diam.
dan juga aku masih ingat ketika pria berkacamata itu berkata kepadaku.
dia bilang. hidup ini bukan lemparan dadu dimana kita hanya bisa menunggu keberuntungan.
hidup ini adalah pilihan dimana kau harus memilih jalan mana yang akan kau pilih.
bahkan batu yang begitu keraspun. akan hancur walau hanya di terpa tetes air.
jadi tetaplah berharap sambil berusaha wujudkan harapan itu.
aku diam.
aku juga masih ingat gadis yang kini berjilbab itu berkata.
dia bilang. jangan pernah takut untuk menangis walaupun kamu laki laki.
diantara sudut sudut keramaian kota yang pernah kita lalui.
kau masih bisa temukan apa itu sejati. bukan lagi kepalsuan.
aku bilang. aku tidak percaya sejati. karena aku hanya lihat kepalsuan.
lalu kemudian aku teringat pria yang berkulit hitam legam itu berkata.
tentukan jalan hidupmu dari sekarang. jika kau benar benar tidak bisa berenang di lautan yang begitu luas.
aku bilang. bahkan aku tidak tahu sedang berada si samudera mana saat ini.




0 komentar: