![]() |
| Advertisement |
ya sudah toh itu udah menjadi garis kehidupan saya.. mungkin alloh berkehendak lain. dan saya percaya akan ada titik terang di ujung ruang gelap ini. saya hanya bisa meraba di kegelapan. antara senang dan kecewa. dengan paksaan tawa yang terdengar perih walaupun sebenarnya di usahakan untuk tertawa terbahak bahak. udah bosan bermain dengan kata kata. pengennya sih langsung teriak dengan lantang siapa nama orang itu? siapa yang memberi harapan itu? dan siapa juga yang menghancurkan harapan itu. tapi kembali teringat kata kata ibu saya. mulutmu harus dijaga. jangan terlalu congkak berteriak karena kelak kau akan bertemu orang yang lebih hebat di banding kamu.
kini hanya bisa meringis menahan tinju yang sebenaranya ingin aku hempaskan terhadap dunia yang tak henti hentinya menyudutkan aku. cerita kejadin ituakan menjadikan aku semakin kuat. cerita kejadian itu akan membuat aku tertidur semakin lelap. tapi takan membuat aku lupa bahwa mungkin aku mengecewakan kalian. aku masih berusaha. doakan saja semoga harapan itu kembali muncul dan terkabul.




0 komentar: