![]() |
| Advertisement |
satu mimpi terakhir akan dihabiskan untuk satu titik balik mencengangkan
dan satu tuan di ujung sana masih bernyanyi lagu menyakitkan setiap malam
dan satu nyonya di pojok sana masih meraung lagu pengasihan setiap detik
MINORITAS ITU MENYAKITKAN KAWAN...
sakit ketika kamu harus berbeda dengan para pelopor anjing yang tidak menjanjikan
sakit ketika kamu harus berbeda arah tujuan dengan para penjilat itu
ini jalan hidup yang tidak bisa di bantah ataupun di hindari
satu pucuk senjata, 2 pucuk senjata bahkan satu batalyon tentara takan mampu padamkan bara
sadar diri tau diri aku bukan MANUSIA UNGGUL WARISAN ORIENTASI MAHASISWA TAI ANJING!!!
lihat itu seikat putusan semacam pelarian seorang pecundang yang hendak hentikan perang
percuma! ini pelepasan keputusan diantara pelarian pelarian pembusuk ketakutan
tersirat dalam benak untuk tinggalkan wahana kekalutan ini
dan temui apa itu kehidupan di pelosok sana
berdiri sendiri nan mandiri untuk penghabisan nafas terakhir
kembali terhenyak saat sadar disini lah mimpi itu tengah aku susun
dan lihat itu satu pucuk mimpi yang kadang seperti enggan untuk tumbuh
aku siram tanaman itu maka dia akan tumbuh, tidak aku sirampun akan tetap tumbuh
serupa pahlawan yang tidak butuhkan belas kasih penghidupan
diam! satu kata terngiang begitu saja tercengang! malaikatkah?!
satu malam satu hari berlalu semakin berpacu lihat anjing menggonggong bertalu
anda itu dewasa buka bocah tak berotak. sampah!!!!
aku berpacu bersama sampah!. anjing!
segera.. akan segera berlalu setelah badai ini.
kotak-kotak kecil mulai beradu dan bertumpu pada kekecewaan
kecewa melihat sang tuan ternyata hipokrat tingkat akut nan menjijikan
aku akan tetap merah memacu amarah sebangsat bangsatnya ketika malam
puing pengahasutan masih saja coba runtuhkan sampai gelagapan
bodoh!! kalian semua bodoh! bodoh sangat menyedihkan.. kalian menyedihkan. kalian memuja uang! payah!




0 komentar: